Perulangan tak henti henti
Kalau di rasa-rasa secara garis besar hidup ini seperti perulangan tak henti henti. Setiap pagi bangun jam 5 itu juga klo kebangun mentok-mentok jam 1/2 6 lalu solat subuh dan membersihkan tubuh alias mandi, jam 7 berangkat menggunakan kendaraan kesayangan Si Supri menuju kantor di daerah simatupang. Belum lagi mencium udara yg mulai dikotori oleh polusi udara dan juga debu apalagi macet sudah makanan tiap hari. Sesampainya kantor jam sudah menujukkan sekitar jam 8 - setengah 9, absen kemudian duduk didepan komputer, kerja, ngejunk, browsing, ngeblog, download, ngobrol, ngopi, ngeteh, design, sniping, dameware, chatting, benerin komputer, makan, minum dll. Jam 12 Istirahat siang, makan, minum, solat zuhur, tidur. Jam 1 kembali bekerja Jam 5 solat asar dan bekerja kembali sampai jam 6, solat magrib dan pulang dengan si supri. Kembali bergelut dengan polusi dan kemacetan. Jam 7 - setengah 8 sampai di depan kampus UBL mampir ke lab sampai jam 9 kemudian pulang ke rumah jam sudah menunjukan jam setengah 10 solat isya, nonton tv terus tidur.
Itulah perulangan tak henti henti. Hari Sabtu dan Minggu digunakan untuk hari bebas kita selanjutnya kembali ke perulangan tak henti henti. Kapan berhentinya? Perulangan ini berhenti ketika kita sudah mempunyai bisnis sendiri. Untuk itulah saya sekarang sedang membuat studio musik. Ketika kita mempunyai passive income. Apa itu passive income? Passive income adalah pendapatan yg didapat secara pasive dalam arti bukan kita bekerja mencari uang tapi uanglah yg bekerja untuk kita. Nah lo makin bingung kan
Intinya kita tidak bisa seperti ini terus menerus, apalagi tenaga dan pikiran kita semakin lama semakin menurun akibat usia. Ketika sudah mencapai masa itu kita tidak bisa lagi bekerja, oleh karena itu passive income sangat penting disaat seperti itu



jadi kalo pake coding gini nih.
while(!passiveincome){
kerjaterussampetua();
}
he3x
Comment by away — 27 November 2006 @ 1:51 am